Kulit bayi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan kulit orang dewasa, sehingga perawatan kulit bayi memerlukan perhatian khusus, termasuk dalam pemilihan minyak telon yang sesuai, menurut dr Henyta, Dokter Estetika dari Klinik Kecantikan Kusuma di Kelapa Gading. Dr Henyta menjelaskan bahwa kulit bayi lebih tipis, lembut, dan sensitif dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Struktur lapisan kulit bayi yang belum sepenuhnya berkembang membuatnya lebih rentan terhadap iritasi, alergi, dan infeksi. Selain itu, fungsi penghalang pada kulit bayi belum sekuat orang dewasa, sehingga lebih mudah kehilangan kelembapan. Oleh karena itu, pemilihan produk perawatan kulit, termasuk minyak telon, harus dilakukan dengan hati-hati, kata dr Henyta dalam keterangannya pada hari Selasa. Minyak telon adalah produk yang sering digunakan untuk memberikan kehangatan pada bayi. Selain itu, minyak telon memiliki aroma khas yang menenangkan dan diyakini dapat melindungi bayi dari gigitan nyamuk. Namun, tidak semua minyak telon cocok untuk kulit bayi yang sensitif. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih minyak telon. Pertama, pastikan minyak telon yang dipilih telah teruji secara dermatologis dan aman untuk kulit bayi. Produk yang memiliki label hypoallergenic biasanya lebih aman karena telah melalui uji coba untuk memastikan risiko alergi lebih rendah.
Kulit bayi memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih produk yang telah melalui pengujian untuk memastikan bahwa kulit bayi dapat mentolerir kandungan yang ada, menurut dr Henyta. Selanjutnya, penting untuk memperhatikan komposisi yang terdapat dalam minyak telon. Beberapa produk mungkin mengandung alkohol, paraben, atau silikon yang berpotensi mengiritasi kulit bayi. Disarankan untuk memilih minyak telon yang terbuat dari bahan alami, seperti minyak kayu putih, minyak kelapa, atau minyak nabati lainnya yang dikenal dapat memberikan kelembutan pada kulit. Aroma minyak telon juga harus diperhatikan. Hindari produk dengan pewangi sintetis yang terlalu kuat karena dapat memicu reaksi alergi pada bayi. Aroma yang lembut dan khas bayi lebih dianjurkan karena umumnya lebih bersahabat dengan kulit sensitif. Selain itu, penting untuk memilih minyak telon yang memiliki daya serap baik. Minyak telon dengan tekstur yang mudah meresap akan lebih nyaman di kulit bayi dan tidak meninggalkan rasa lengket. Produk yang mengandung minyak alpukat atau argan, misalnya, dapat membantu menjaga kelembapan kulit lebih lama tanpa memberikan kesan berminyak. Selain memberikan kehangatan, minyak telon juga berfungsi melindungi bayi dari gigitan nyamuk. Oleh karena itu, dr Henyta menyarankan untuk memilih minyak telon yang memiliki manfaat perlindungan tambahan, terutama di daerah yang rawan terhadap gigitan serangga. Sejalan dengan itu, Bianca Belnadia, Co-founder dan CEO Loluna, juga menekankan pentingnya produk minyak telon yang aman dan multifungsi. "Kami ingin menghadirkan produk yang tidak memaksa orang tua untuk memilih antara manfaat, kualitas, dan harga," ungkap Bianca.
Salah satu produk yang memenuhi kriteria tersebut adalah Loluna Baby Minyak Telon Extra 3-in-1. Dengan formula yang menggabungkan minyak alpukat dan argan, produk ini tidak hanya memberikan kehangatan dan aroma yang menenangkan, tetapi juga melindungi dari gigitan nyamuk hingga 10 jam. Produk ini telah teruji secara dermatologis, bebas dari bahan yang berpotensi menyebabkan iritasi, dan aman digunakan pada kulit bayi yang sensitif. Dengan memahami karakteristik kulit bayi dan cara memilih minyak telon yang tepat, orang tua dapat lebih tenang dalam merawat buah hati. Minyak telon yang aman dan berkualitas tidak hanya memberikan kehangatan, tetapi juga menjaga kulit tetap sehat serta terlindungi dari risiko iritasi dan gigitan nyamuk.