Bandara YIA Koordinasi Dengan Multi Lembaga Siapkan Penerbangan Haji 26 Kloter

Selasa, 18 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Adam Naufal
Lakukan koordinasi intensif dengan Kemenag, maskapai, dan kepolisian. Bentuk tim terpadu untuk pantau kesiapan penerbangan haji. (KOMPAS.COM/DANI JULIUS)

YOGYAKARTA - Kesuksesan penyelenggaraan penerbangan haji melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) membutuhkan koordinasi yang solid antar berbagai lembaga terkait. Manajemen bandara telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Agama, maskapai penerbangan, kepolisian, dan instansi pendukung lainnya untuk memastikan kelancaran operasional.

Koordinasi dengan Kementerian Agama RI dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Yogyakarta difokuskan pada penyelarasan prosedur dan timeline operasional. Setiap tahapan proses keberangkatan haji, mulai dari kedatangan jamaah di bandara hingga boarding pesawat, telah disinkronisasi antara protokol bandara dan protokol haji.

Kerjasama dengan maskapai penerbangan yang ditunjuk menjadi bagian krusial dalam koordinasi ini. Maskapai tidak hanya bertanggung jawab pada aspek penerbangan, tetapi juga terlibat dalam proses ground handling jamaah haji. Koordinasi teknis meliputi penanganan bagasi, catering, dan pelayanan selama di pesawat.

Kepolisian juga terlibat aktif dalam pengamanan operasional haji di bandara. Pengaturan lalu lintas di sekitar bandara, pengamanan perimeter, dan pengawalan jamaah menjadi tanggung jawab kepolisian yang telah dikoordinasikan dengan manajemen bandara. Skema pengamanan berlapis diterapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan.

Instansi pendukung seperti Imigrasi, Bea Cukai, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) juga berkoordinasi erat dengan bandara. Proses clearance jamaah haji difasilitasi melalui jalur khusus yang telah disepakati, memastikan kelancaran tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kesehatan.

Tim terpadu yang terdiri dari perwakilan semua lembaga terkait telah dibentuk untuk memantau kesiapan dan pelaksanaan operasional haji. Tim ini akan beroperasi selama 24 jam pada masa puncak pemberangkatan dan kepulangan haji, memastikan setiap kendala dapat diatasi dengan cepat dan tepat.

(Adam Naufal)

Baca Juga: Krisis Di Bandara Melbourne: Kebakaran Terminal Qantas Paralyse Penerbangan
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.