Hilirisasi Riset Kesehatan Dongkrak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
Hilirisasi riset dan inovasi produk kesehatan melalui Gebyar ABG tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga mendongkrak perekonomian dan menciptakan kemandirian nasional. Pengembangan produk kesehatan dalam negeri dapat mengurangi ketergantungan pada impor.
Industri kesehatan nasional memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Dengan mengoptimalkan hasil riset dalam negeri, Indonesia dapat menghemat devisa yang selama ini digunakan untuk mengimpor produk kesehatan.
"Setiap produk kesehatan yang berhasil kita kembangkan sendiri berarti menghemat devisa negara. Selain itu, menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi," papar Direktur Pengawasan Produk Terapeutik Badan POM.
Pengembangan industri kesehatan juga akan menciptakan rantai nilai ekonomi yang panjang, mulai dari budidaya bahan baku, produksi, distribusi, hingga pemasaran. Semua ini akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan memanfaatkan kekayaan biodiversitas Indonesia dan kemampuan riset lokal, diharapkan dapat tercipta produk-produk kesehatan unggulan yang tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga berpotensi ekspor.